Butuh Bantuan?
(021)-8445454

kelapa-agripreuneur.com. KELAPA memiliki Budidaya ikan Lele dan Nila yang merupakan bagian dari pertanian terpadu. Ikan Nila dan ikan lele salah satu sumber protein yang baik bagi manusia dan merupakan ikan yang paling di gemari banyak masyarakat Indonesia.
Teknik Budidaya menggunakan teknik RAS
Teknik Budidaya yang terdapat di Kelapa-Agripenuer, menggunakan teknik yang dikenal dengan Recirculating Aquaculture System (RAS). RAS sendiri dapat didefinisikan sebagai sistem akuakultur yang menggabungkan pengolahan dan pemanfaatan kembali air dengan kurang dari 10% dari total volume air yang diganti per hari. Konsep RAS adalah untuk menggunakan kembali dan mengirimkan volume air setelah perawatan berkelanjutan untuk organisme yang dibudidayakan
Pakan dan Manajemen Pakan
Pakan merupakan bagian penting dalam langkah budidaya di kelapa-Agriprenuer pakan yang di gunakan untuk budidaya ikan lele pelet yang mengandung 30-32% protein 10-20 Karbohidrat dan Vitamin Vitamin lainnya sedangkan untuk pakan ikan nila Pelet yang mengandung protein antara 20-25% Selain Pelet Kelapa-Agriprenuer memberikan pakan pakan alternatif yang memanfaatkan hasil pertanian dan tumbuhan di sekitas seperti Azola, daun singkong, daun pepaya, daun talas, daun kangkung, eceng gondok dan lainnya.
Pengendalian Hama dan Penyakit
hama yang terdapat pada ikan lele dan ikan nila berbeda beda teruntuk ikan lele biasanya di sebabkan oleh Virus,bakteri, dan Parasit ketiga mikroba inilah yang menyebabkan Perut Kembung, Bintik Bintik putih dan lainnya, sedangkan pada ika nila redspot disease biasanya penyakit ini menimbulkan bintik merah pada ikan nila yang membuat sisik ikan nila terkelupas, selain itu ada juga Tilapia lake virus terjadi pembengkakan pada rongga perut dan mata yang bisa menyebabkan kerusakan pada saraf dan hati ikan. Dan untuk pengendalian Hama dan penyakit diatas Kelapa-Agriprenuer secara konsisten memilih sumber bibit yang baik dan secara berkala melakukan pengawasan terhadap kesehatan ikan dan kualitas air.